Surat Dari Uang
Namaku uang atau duit...
Wajahku biasa saja kadang kumel fisikku juga lemah tapi jangan
main-main aku bisa merombak tatanan kehidupan dunia ini.Aku juga bisa
merombak merubah perilaku orang,aku bisa merubah sifat manusia karena
manusia sangat mengidolakan aku tau.
Banyak orang yang merubah kepribadiannya,mengkhianati teman,bahkan
menjual tubuhnya,meninggalkan keyakinan imannya demi aku.Padahal aku
tidak mengerti mana yang soleh dan yang bejat tapi manusia malah
mengukur aku jadi patokan kesuksesan,dianggap terhormat gara-gara ada
aku atau di hina gara-gara nggak punya aku.
Aku bukan Iblis tapi sering orang melakukan kekejian,kejahatan demi
aku,aku juga nggak ngerti.Aku bukan orang ketiga tapi banyak suami istri
berantem gara-gara aku.Anak-anak dan orang tua berselisih gara-gara aku
bahkan ada yang mengharap harapkan bapaknya meninggal gara-gara warisan
dalam bentuk aku.
Sudah sangat jelas aku bukan tuhan tapi manusia menyembah aku seperti
menyembah tuhan bahkan kerap kali hamba tuhan lebih menghormati aku
daripada menghormati tuhannya.Padahal jelas sudah dilarang menghambakan
uang.Seharusnya aku yang melayani manusia tapi aneh malah manusia yang
menjadi budakku.
Aku tidak pernah mengorbankan diriku untuk siapapun tapi banyak orang
yang rela mati demi aku,konyol benar.Perlu aku ingatkan heeey.Aku hanya
bisa menjadi resep beli obat tapi aku tidak mampu memperpanjang umur
kalian.Kalau suatu hari engkau dipanggil Allah tuhanmu,aku tidak bisa
menemanimu apalagi menebus dosa-dosamu. Engkau sendiri yang akan
menghadap tuhanmu dan akan menghadapi keadilannya,saat itu pasti tuhanmu
akan bertanya.Apakah selama hidup engkau mencari uang dengan cara yang
hak dan memanfaatkannya dengan cara yang hak pula atau sebaliknya atau
menjadikan uang sebagai tuhanmu..?
Ini aku akan informasikan hal yang terakhir.Asal tau saja aku tidak ada di syurga loooh,jadi jangan cari aku disana.
Salam sayang dan salam mikir........
Pertanda : Uang
